Berita  

Urai Kepadatan Arus Balik, KN Masalembo Mobilisasi Ratusan Santri dari Pulau Raas

SITUBONDO (SBINews.id) – Komitmen Kementerian Perhubungan dalam menjamin kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 2026 kembali dibuktikan di lapangan. Melalui Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, armada negara KN Masalembo dikerahkan khusus untuk membantu mobilisasi penumpang, terutama para santri yang berasal dari wilayah kepulauan.

Pada Senin (30/3), kapal navigasi ini menjalankan misi kemanusiaan dengan mengangkut total 190 penumpang dari Pelabuhan Raas menuju Pelabuhan Jangkar. Langkah ini diambil guna memecah kepadatan penumpang yang kerap terjadi di wilayah kepulauan selama periode puncak arus balik.

Berdasarkan manifes keberangkatan, KN Masalembo mengangkut kelompok santri dan pendamping dengan rincian sebagai berikut:

  • Kelompok Laki-laki: 56 santri, 49 pendamping, dan 16 anak-anak.
  • Kelompok Perempuan: 32 santri, 25 pendamping, dan 12 anak-anak.

Kapal dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Raas pada pukul 11.40 WIB dan bersandar dengan selamat di Pelabuhan Jangkar pada pukul 15.40 WIB. Perjalanan selama empat jam tersebut berlangsung aman dan tertib di bawah pengawasan ketat petugas navigasi.

Kehadiran KN Masalembo di tengah padatnya arus balik Lebaran 2026 bukan sekadar bantuan armada, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan transportasi laut yang andal.

Pengoperasian kapal ini diharapkan mampu mempercepat pergerakan santri serta mengurangi penumpukan penumpang yang sering terjadi di Pulau Raas.

Dengan dukungan armada tambahan ini, distribusi penumpang di wilayah Jawa Timur diharapkan berjalan lebih optimal. Fokus utama tetap tertuju pada aspek keselamatan dan kenyamanan, sehingga para santri dapat kembali ke pondok pesantren masing-masing tanpa terkendala keterbatasan armada reguler.

Baca Juga:
Pemudik Tujuan Pulau Sepudi Terlantar di Pelabuhan Jangkar
Penulis: Info Kemenhub Editor: Redaksi
error: