SITUBONDO (SBINews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Situbondo menyalurkan bantuan modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi warga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan pada Kamis (9/4/26) sebagai langkah nyata pemerintah dalam mendongkrak kemandirian ekonomi masyarakat bawah.
Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, dengan didampingi oleh Plt Kepala Dinas Sosial, Fiskanto. Tercatat sebanyak 217 warga yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo menerima manfaat dari program pemberdayaan ini.

Dorongan Modal untuk Kemandirian
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Ulfi ini menegaskan bahwa bantuan senilai Rp.1.500.000 per orang tersebut merupakan stimulan untuk memperkuat permodalan usaha kecil di masyarakat.
“Ini adalah upaya kolektif untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Kami berharap bantuan modal usaha ini digunakan sebagaimana mestinya agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Mbak Ulfi.
Komitmen Tepat Sasaran
Lebih lanjut, Mbak Ulfi menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di Situbondo. Ia menjamin bahwa proses pendataan dan verifikasi akan terus dilakukan secara ketat agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan mereka yang berhak.
“Program ini adalah bentuk kepedulian nyata pemerintah. Kami ingin warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan sokongan untuk bangkit,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan pihak terkait untuk bersinergi dalam mendukung berbagai program sosial maupun pemberdayaan. Menurutnya, pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian, melainkan butuh dukungan kolektif.
“Mari kita bergerak bersama-sama untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di Situbondo melalui berbagai jalur pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.












