Berita  

Harapan Baru di Balik Deru Pembangunan KASA: 150 Buruh Tani Situbondo Terima Bantuan Ternak

SITUBONDO (SBINews.id) – Matahari belum tinggi di ufuk timur saat kerumunan warga mulai memadati area penampungan ternak di Dusun Gelidik, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Rabu (11/3/26). Di wajah-wajah legam terpapar matahari itu, terselip senyum lega yang sulit disembunyikan. Pagi itu, para buruh tani tidak datang untuk mencangkul, melainkan untuk menjemput harapan baru.

Melalui tahap keempat Program Bantuan Kerohiman, pemerintah menyalurkan kompensasi produktif bagi buruh tani yang terdampak pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA). Sebanyak 150 penerima manfaat pulang dengan membawa modal hidup: 150 ekor sapi dan 300 ekor domba.

Setiap kepala keluarga mendapatkan paket lengkap berupa satu ekor sapi dan dua ekor domba. Bantuan ini dirancang bukan sebagai santunan sesaat, melainkan stimulus ekonomi agar dapur warga tetap mengepul di tengah transformasi wilayah mereka menjadi kawasan kedirgantaraan.

Camat Asembagus, Faishol Afandi, S.H., menjelaskan bahwa para penerima berasal dari lintas kecamatan, mulai dari Banyuputih, Jangkar, Arjasa, hingga Panji. Namun, memastikan bantuan ini sampai dalam kondisi prima bukanlah perkara mudah.

Tim dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Dinas Peternakan sudah bersiaga sejak pukul 05.30 WIB di kandang wilayah Bangeran. Mereka melakukan pengecekan fisik yang ketat.

  1. Kesehatan: Memastikan ternak bebas penyakit.
  2. Spesifikasi: Menjamin kualitas ternak sesuai standar bantuan.
  3. Kelayakan: Hanya hewan terbaik yang diizinkan naik ke kendaraan pengangkut.

“Kami ingin memastikan apa yang diterima masyarakat adalah modal yang sehat. Harapannya, ternak ini dipelihara dengan baik sampai berkembang biak sehingga menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga,” ujar Faishol di sela-sela pemantauan.

Penyaluran ini juga mendapat pengawalan ketat dari jajaran TNI untuk menjamin transparansi. Hadir langsung memantau lokasi, Kolonel Arm Sugeng Riyadi (Pa Sahli Bid OMP Kodam V/Brawijaya) dan Kolonel Mar Kurniawan Basuki Cahyono Putro (LO TNI AL), didampingi Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Tri Wiratno.

Baca Juga:
Perkuat Jati Diri Bangsa, Dina Lorenza Audria Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Situbondo

Untuk menyiasati kendala logistik, para petani berinisiatif membentuk kelompok kecil. Mereka patungan menyewa kendaraan angkut secara kolektif. Langkah ini, menurut Faishol, sangat efektif untuk menekan biaya sekaligus meminimalisir tingkat stres pada ternak selama perjalanan menuju kandang baru milik warga.

Usai memastikan distribusi ternak berjalan tertib, rombongan petinggi TNI dan pemerintah daerah tersebut langsung bergerak menuju lokasi proyek strategis nasional, Bandara KASA.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan fisik bandara berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Bagi para buruh tani, kehadiran bandara kini tak lagi dipandang sebagai akhir dari mata pencaharian mereka, melainkan awal dari babak baru sebagai peternak yang mandiri.

Penulis: Info KASAEditor: Hamzah
error: