SITUBONDO (SBINews.id) – Menjelang lonjakan arus mudik Lebaran, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau yang akrab disapa Mas Rio, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan. Fokus peninjauan kali ini menyasar sejumlah titik krusial di jalur nasional Pantura, khususnya ruas Wringin Anom hingga Kembangsambi yang belakangan menjadi sorotan publik.
Langkah proaktif ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam menjamin keamanan pengguna jalan. Mengingat status Pantura sebagai urat nadi logistik dan transportasi utama di pesisir utara Jawa Timur, kondisi jalan yang prima menjadi harga mati.
Dalam tinjauannya, Mas Rio tidak menampik adanya kerusakan signifikan di beberapa titik. Fenomena aspal bergelombang hingga terkelupas menjadi pemandangan yang dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama saat volume kendaraan mulai memadat.
“Memang banyak sekali ruas jalan Pantura yang aspalnya bergelombang dan terkelupas. Ini sudah kami koordinasikan antara Pemkab dan pemerintah pusat agar segera diatasi,” ujar Mas Rio di sela-sela peninjauan.
Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam perawatan jalan di wilayah tersebut adalah karakteristik alam. Curah hujan dan luapan air sungai menjadi faktor utama rapuhnya lapisan aspal.
“Karena ini pasti akan kontinu, karena ini aliran sungai. Banjir sedikit (aspal) mengelupas lagi, karena aspal kan musuhnya air,” imbuhnya lugas.
Meski kewenangan jalan nasional berada di tangan pemerintah pusat, Mas Rio menegaskan bahwa Pemkab Situbondo terus melakukan pengawalan ketat. Ia berharap perbaikan kali ini memberikan hasil yang substansial, bukan sekadar solusi jangka pendek.
- Koordinasi Intensif: Pemkab terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan pengerjaan.
- Standar Kualitas: Mendorong pengerjaan yang maksimal agar tidak hanya berupa “tambal sulam” sementara.
- Target Operasional: Memastikan jalur fungsional secara optimal sebelum arus mudik dimulai.
“Seperti keluhan masyarakat, ada kerusakan di mana-mana, itu yang saya sampaikan ke pusat. Meskipun tidak baru total aspalnya, minim tambalan itu lebih baik,” tegasnya.
Menutup peninjauannya, Mas Rio menyampaikan optimisme bahwa pengerjaan akan rampung tepat waktu. Sinyal kuat ini diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat dan calon pemudik yang akan melintasi Bumi Shalawat Nariyah.
“Saya yakin optimis semuanya akan baik sebelum arus mudik,” pungkasnya.












