SITUBONDO (SBINews.id) – Upaya pencarian terhadap Suwardi (58), seorang penggembala sapi asal Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, yang dinyatakan hilang di kawasan Hutan Taman Nasional (TN) Baluran, kini memasuki hari keempat, Selasa (7/4/2026). Tim gabungan lintas instansi terus dikerahkan untuk menyisir medan hutan yang menantang demi menemukan keberadaan korban.
Kronologi Hilangnya Korban
Peristiwa bermula pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Suwardi berangkat dari kediamannya dengan tujuan mencari ternak sapinya yang dilaporkan belum pulang selama sepekan. Komunikasi terakhir terjadi pada pukul 14.00 WIB saat sang istri menghubungi ponselnya.
Dalam percakapan singkat tersebut, Suwardi mengeluhkan kehabisan persediaan air minum sehingga belum sempat menyantap bekal nasi yang dibawanya. Namun, menjelang sore hari, ponsel milik korban sudah tidak dapat dihubungi. Upaya pencarian mandiri oleh pihak keluarga dan tetangga pada malam harinya tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang.
Strategi Pencarian Tim Gabungan
Memasuki hari keempat, operasi pencarian melibatkan personel terpadu yang terdiri dari Basarnas, BPBD Situbondo, Tagana, Petugas TN Baluran, Kasi Trantib Kecamatan Banyuputih, Pemerintah Desa setempat, serta warga Dusun Sidomulyo.
Operasi yang dimulai dari Pos TN Baluran Watu Nopok ini dibagi menjadi dua tim utama:
- Tim Satu: Dipimpin oleh Andi Irawan, fokus menyisir area di sebelah utara dari Last Known Position (LKP).
- Tim Dua: Dipimpin oleh One Riski Kurniawan, bergerak melakukan penyisiran ke arah selatan dan timur.
“Pencarian saat ini difokuskan dengan radius kurang lebih dua kilometer dari titik LKP. Sebelum bergerak, kami melakukan doa bersama memohon keselamatan tim dan agar Bapak Suwardi segera ditemukan,” ujar Andi Irawan di lokasi pemberangkatan.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Dusun Sidomulyo, Junaidi, yang turut mendampingi langsung proses pencarian di lapangan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh unsur yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim gabungan yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk mencari warga kami. Medan di Hutan Baluran ini cukup berat, namun semangat tim sangat luar biasa. Kami berharap Bapak Suwardi dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkas Junaidi.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih berada di dalam kawasan hutan untuk melakukan penyisiran intensif. Kondisi cuaca dan medan vegetasi yang rapat menjadi tantangan utama dalam operasi kemanusiaan ini.
Penulis: Sumakki – Editor: Redaksi












