Berita  

Perkuat Sinergitas, Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Dadakan

SITUBONDO (SBINews.id) – Suasana malam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo tampak berbeda dari biasanya. Tepat pukul 20.00 WIB, puluhan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri merapat ke gerbang rutan untuk menggelar razia besar-besaran di blok hunian warga binaan.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.

Kedepankan Sisi Humanis

Operasi diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Situbondo, Suwono. Dalam arahannya, Suwono memberikan instruksi tegas namun tetap menekankan etika dalam bertugas.

“Razia ini adalah langkah deteksi dini untuk memastikan lingkungan Rutan tetap aman dan bebas dari barang terlarang. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjaga sikap humanis,” tegas Suwono di hadapan para personel.

Penyisiran Blok dan Hasil Temuan

Usai pengarahan, petugas langsung bergerak menyisir seluruh sudut blok hunian, mulai dari blok pria hingga blok wanita. Petugas memeriksa setiap lemari, kolong tempat tidur, hingga celah-celah bangunan untuk mencari keberadaan barang terlarang.

Hasilnya cukup memuaskan. Petugas tidak menemukan adanya peredaran handphone maupun narkoba di dalam rutan. Meski demikian, tim gabungan tetap mengamankan sejumlah benda yang dinilai berisiko memicu gangguan keamanan, seperti pisau cukur (gillette), paku, dan beberapa benda tajam lainnya.

Tes Urine Acak: Zero Narkoba

Tak berhenti di penggeledahan fisik bangunan, Rutan Situbondo juga melakukan uji petik melalui tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa lingkungan rutan benar-benar bersih dari pengaruh zat adiktif.

Baca Juga:
Nestapa dari Jatibanteng: Jeritan Ratna Ningsih di Kawasan Tanah Konflik Arab Saudi

Hasil pemeriksaan menunjukkan tren positif; seluruh warga binaan yang menjalani tes dinyatakan negatif narkoba. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Rutan Situbondo dalam mewujudkan program “Zero Halinar” (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Menjaga Soliditas Antarinstansi

Menariknya, ketegangan operasi malam itu ditutup dengan suasana hangat. Seluruh personel dari Rutan, TNI, dan Polri berkumpul untuk makan bersama sebagai simbol soliditas dan kebersamaan antar-aparat penegak hukum.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi semakin memperkuat sinergi lintas instansi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan tertib, terutama dalam momentum besar Hari Bakti Pemasyarakatan tahun ini.

Info Humas Rutan Situbondo – Editor: Redaksi

error: