Berita  

PKB Situbondo Gelar Muscab, Empat Nama Kandidat Ketua Muncul ke Permukaan

SITUBONDO (SBINews.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Situbondo resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai agenda besar lima tahunan partai. Bertempat di Hotel Ed Lotus, Sabtu (4/4/2026) malam, forum tertinggi di tingkat kabupaten ini menjadi panggung awal bagi penjaringan nakhoda baru PKB Situbondo untuk masa bakti mendatang.

Ketua DPC PKB Situbondo, Ali Yafi Mughni, yang akrab disapa Ra Yafi, menyatakan bahwa seluruh rangkaian agenda—mulai dari pembukaan hingga sidang pleno—berjalan kondusif sesuai regulasi organisasi. Ia merinci terdapat lima tahapan sidang utama, termasuk laporan pertanggungjawaban pengurus serta pembahasan mekanisme penjaringan calon.

Ada yang berbeda dalam gelaran Muscab kali ini. PKB menerapkan sistem penjaringan yang lebih selektif dibandingkan periode sebelumnya. Hasil musyawarah tidak langsung menetapkan ketua terpilih, melainkan memunculkan nama-nama kandidat yang nantinya wajib melewati tahapan fit and proper test.

“Penjaringan nama calon yang dilakukan hari ini sangat berbeda. Musyawarah hanya memunculkan nama-nama yang selanjutnya akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Ra Yafi.

Proses lanjutan ini sepenuhnya menjadi wewenang Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) melalui Tim Tujuh yang ditunjuk langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Saat ini, telah mengerucut empat nama kandidat potensial yang akan diproses oleh tim tersebut untuk mencari kader yang paling layak memimpin partai di Situbondo.

Di tengah proses transisi kepemimpinan ini, Ra Yafi menekankan agar para kader tidak terjebak dalam dikotomi figur. Menurutnya, esensi partai adalah solusi nyata bagi masyarakat, bukan sekadar perebutan kursi jabatan.

“Jangan mempersoalkan siapa yang akan menjadi ketua, tapi bagaimana PKB betul-betul hadir dan menjadi solusi buat masyarakat,” tegasnya.

Visi besar pun telah dipatok. PKB Situbondo menargetkan lompatan signifikan pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang, dengan ambisi menaikkan perolehan kursi dari 13 menjadi 18 kursi di parlemen daerah.

Baca Juga:
Gubernur Jatim Lepas Ribuan Pemudik Gratis di Pelabuhan Jangkar: Wujud Nyata Kepedulian bagi Masyarakat Kepulauan

Hadir dalam acara tersebut, politikus senior PKB sekaligus Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, memberikan catatan penting mengenai peran kader di tengah ketidakpastian global. Ia mengingatkan bahwa dinamika geopolitik dunia memiliki dampak domino yang langsung menyentuh dapur masyarakat, seperti fluktuasi harga BBM akibat konflik internasional.

“Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat dan harus mendengar. Geopolitik itu tidak berhenti di sana, tapi dampaknya masuk ke rumah kita. Kader harus siap dalam segala situasi dan meresponsnya dengan bijaksana,” pesan Anggia.

Ia menekankan pentingnya eksistensi kader yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu memberikan dampak luas bagi bangsa, termasuk dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan sosial di akar rumput.

 

Penulis: Hamzah – Editor: Redaksi

error: