Berita  

Harmoni Ramadan di Karangasem: Kala Cafe Mhangla Larut dalam Kebersamaan Warga

SITUBONDO (SBINews.id) – Gurat bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah Edy, pemilik Cafe Mhangla, saat melihat puluhan warga Karangasem duduk bersila menanti kumandang azan Magrib. Sabtu (7/3/26), pelataran Cafe Mhangla berubah menjadi ruang silaturahmi yang hangat, meluruhkan sekat antara pengusaha dan masyarakat sekitar dalam tajuk Buka Puasa Bersama.

Bulan suci Ramadan tahun ini menjadi momentum spesial bagi manajemen Cafe Mhangla untuk mempererat simpul persaudaraan. Tak sekadar seremoni membatalkan puasa, acara ini menjadi ajang bagi sosok yang akrab disapa Bos Edy tersebut untuk berbagi langsung dengan warga, termasuk para perwakilan RT dan RW setempat melalui pemberian bingkisan lebaran.

Pemandangan di lokasi menunjukkan suasana yang cair. Tidak ada jarak antara pihak manajemen dan warga. Semuanya membaur dalam obrolan ringan sembari menikmati sajian berbuka. Menariknya, bagi warga yang hadir, nilai bingkisan bukanlah poin utama. Kehadiran Bos Edy yang rendah hati dan mau duduk sejajar dengan warga menjadi kesan mendalam yang mereka bawa pulang.

“Alhamdulillah, tahun ini kita masih diberikan kesehatan dan rezeki untuk bisa duduk bersama. Ini bukan tentang seberapa besar bingkisannya, tapi tentang indahnya kebersamaan di bulan yang suci,” ujar Bos Edy dengan senyum sumringah di sela-sela acara.

Kegiatan sosial ini pun mendapat pengawalan dan apresiasi positif dari aparat keamanan setempat. Tampak hadir perwakilan dari Koramil dan CPM, yang memberikan sinyal bahwa inisiatif sektor usaha dalam merangkul warga adalah langkah krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Ketua RW setempat, yang mewakili suara warga, tak kuasa menahan rasa haru. Baginya, kepedulian Cafe Mhangla adalah bentuk nyata dari tanggung jawab sosial yang tulus.

“Kami sangat bersyukur. Warga bahagia bukan cuma karena bingkisan, tapi karena kehangatan Bos Edy yang mau membaur. Kami hanya bisa mendoakan agar kebaikan ini membawa barokah, Cafe Mhangla semakin maju, dan keluarga besar beliau selalu diberi kesehatan,” tuturnya dengan nada bicara yang bergetar.

Baca Juga:
Sabet Juara I Laporan Program Menteri, Rutan Situbondo Buktikan Kinerja Unggul

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan untuk seluruh wilayah Karangasem. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga, tokoh agama, hingga aparat keamanan, menjadi bukti nyata bahwa di Situbondo, harmoni dan kepedulian sosial masih terjaga erat di bawah naungan semangat Ramadan.

Penulis: IpunkEditor: Hamzah
error: