Berita  

Perkuat Layanan Kesehatan dan Lingkungan, Bank Jatim Serahkan CSR Ambulans dan Seribu Bibit Mahoni ke Pemkab Situbondo

SITUBONDO (SBINews.id) – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi menerima bantuan satu unit mobil ambulans lengkap dengan peralatan medis dari Bank Jatim Cabang Situbondo. Penyerahan bantuan yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan secara simbolis di Pendopo Rakyat Situbondo, Senin (20/4).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Service Bank Jatim, RM Wahyu Kusumo Wisnubroto, kepada Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Selain armada kesehatan, agenda ini juga mencakup penandatanganan kesepakatan (MoU) terkait penguatan UMKM dan aksi lingkungan hidup.

Respons Cepat Kebutuhan Masyarakat

Bupati Situbondo yang akrab disapa Mas Rio menyambut baik dukungan armada medis tersebut. Menurutnya, kebutuhan akan layanan ambulans di tengah masyarakat masih sangat tinggi.

“Ambulans ini sangat bermanfaat. Bahkan sesaat sebelum acara ini dimulai, saya menerima keluhan warga yang membutuhkan armada untuk rujukan ke RS Saiful Anwar,” ungkap Mas Rio.

Bupati muda itu menegaskan bahwa unit ambulans baru ini akan disiagakan di Pendopo Kabupaten agar lebih mudah diakses dan memberikan respons cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi Ekonomi dan Pelestarian Alam

Pimpinan Bank Jatim Cabang Situbondo, Didik Yanuardi, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen perusahaan untuk kemaslahatan warga Situbondo. Selain ambulans, Bank Jatim juga menyerahkan 1.000 bibit pohon mahoni sebagai upaya mitigasi bencana alam.

“Kami memilih mahoni karena akarnya kuat untuk menahan tanah dan mencegah longsor. Selain itu, perawatannya relatif mudah dibandingkan pohon buah yang rawan hilang sebelum tumbuh besar,” jelas Didik.

Di sektor ekonomi, penandatanganan MoU “Vorsa UMKM” menjadi poin krusial dalam agenda tersebut. Program ini mencakup pemberian pinjaman lunak dengan subsidi bunga 0% dari Pemkab Situbondo. Didik menekankan bahwa meski berbunga rendah, mekanisme penyaluran tetap mengacu pada aturan perbankan yang ketat.

Baca Juga:
Buka Campus Expo 2026, Wabup Ulfiyah Ajak Pelajar Manfaatkan Beasiswa Situbondo Cerdas

Usulan Restrukturisasi Kredit Kecil

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Mas Rio memberikan catatan terkait kendala akses modal yang dihadapi warga akibat catatan SLIK OJK. Ia mengusulkan adanya kebijakan penghapusan atau minimal restrukturisasi bagi warga yang memiliki tunggungan di bawah Rp1 juta.

“Kami mengusulkan agar masyarakat yang memiliki tanggungan kecil di bawah satu juta bisa dibantu melalui pemutihan atau restrukturisasi agar mereka bisa kembali produktif,” harap Bupati.

Merespons hal tersebut, Didik Yanuardi menyatakan bahwa hingga saat ini pihak perbankan masih harus patuh pada regulasi OJK yang berlaku. “Terkait penghapusan SLIK di bawah satu juta, saat ini kami belum bisa melaksanakan karena masih mengacu pada aturan regulator pusat (OJK),” pungkasnya.

Setiap tahunnya, besaran dan bentuk CSR Bank Jatim bersifat dinamis, menyesuaikan laba perusahaan serta koordinasi dengan Forum CSR Kabupaten Situbondo untuk memastikan bantuan tepat sasaran sesuai kebutuhan daerah.

Pewarta: Hamzah – Editor: Redaksi

error: