Berita  

Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan, Rutan Situbondo Gelar Pengajian Rutin

SITUBONDO — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan pengajian rutin yang digelar pada Kamis (08/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana tertib, khidmat, dan penuh perhatian. Para warga binaan mengikuti seluruh rangkaian pengajian dengan mendengarkan penyampaian materi keagamaan serta tausiah yang diberikan sebagai bagian dari proses pembinaan selama menjalani masa pidana.

Pengajian rutin menjadi salah satu sarana bagi warga binaan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diberikan ruang untuk mendapatkan pembinaan secara konsisten, sekaligus melakukan refleksi terhadap diri dan perilaku masing-masing.

Materi keagamaan yang disampaikan diarahkan pada penguatan keimanan, pembentukan akhlak, serta pentingnya melakukan perbaikan diri dalam kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan tersebut diharapkan mampu memberikan motivasi kepada warga binaan agar terus berupaya membangun sikap dan perilaku yang lebih positif.

Selain sebagai kegiatan keagamaan, pengajian juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta kesadaran untuk memperbaiki diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengajian, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama warga binaan menjalani proses pembinaan di Rutan.

Antusiasme warga binaan terlihat dari keterlibatan mereka dalam mengikuti kegiatan hingga selesai. Suasana yang tertib selama pengajian mencerminkan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses perubahan sikap dan perilaku warga binaan.

Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian warga binaan.

“Pengajian rutin menjadi salah satu upaya kami untuk memberikan pembinaan spiritual kepada warga binaan. Harapannya, nilai-nilai keagamaan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Suwono.

Baca Juga:
Wujud Empati Prabowo, 200 Becak Listrik Pindad Siap Mengaspal di Situbondo

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan di Rutan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan selama menjalani masa pidana, tetapi juga diarahkan untuk mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali menjalani kehidupan secara baik di tengah masyarakat.

Karena itu, kegiatan keagamaan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Melalui pengajian, warga binaan diharapkan memperoleh penguatan moral dan spiritual yang dapat menjadi dasar dalam membangun perubahan positif.

Rutan Kelas IIB Situbondo pun terus berkomitmen memberikan pembinaan secara konsisten melalui berbagai kegiatan keagamaan. Pengajian rutin diharapkan mampu meningkatkan pemahaman agama sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk memperbaiki sikap, perilaku, dan pola kehidupan.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, warga binaan diharapkan memiliki bekal moral, spiritual, dan kepribadian yang lebih baik sehingga ketika masa pidana berakhir, mereka dapat kembali ke tengah masyarakat dengan membawa semangat untuk menjalani kehidupan secara lebih positif dan bertanggung jawab.

Penulis: Info Humas Rutan SitubondoEditor: Redaksi
error: