SITUBONDO | Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., menghadiri kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Pengukuhan Dai Polri serta Dai Kamtibmas jajaran Polda Jawa Timur di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, ulama, tokoh agama, dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Situbondo hadir bersama Kasat Binmas Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolda Jatim, pejabat utama Polda Jatim, para Kapolres dan Kasat Binmas jajaran, serta perwakilan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat di Jawa Timur.
Pengukuhan Dai Polri dan Dai Kamtibmas merupakan bagian dari upaya memperkuat program Polisi Bersama Masyarakat. Melalui peran para dai, pesan-pesan kamtibmas diharapkan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan melalui pendekatan keagamaan yang sejuk, moderat, dan mengedepankan persatuan.
Dalam arahannya, Kapolda Jatim menyampaikan apresiasi kepada para Dai Kamtibmas yang bersedia menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi keamanan. Ia menekankan agar kemitraan tersebut terus dirawat melalui pertemuan dan komunikasi rutin sehingga para dai dapat menjadi jembatan antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya peran tokoh agama dalam membantu mencegah berbagai persoalan sosial, terutama penyalahgunaan narkoba, pengaruh negatif media sosial, intoleransi, ujaran kebencian, dan potensi konflik di tengah masyarakat.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum. Diperlukan pula pendekatan pembinaan moral dan keagamaan untuk membangun kesadaran serta daya tangkal masyarakat terhadap bahaya narkoba. Para Dai Kamtibmas diharapkan mampu menyampaikan pesan tersebut dengan metode dakwah yang tepat sasaran, termasuk menjangkau lingkungan yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Kapolda juga mendorong optimalisasi pembinaan keagamaan bagi para tahanan di lingkungan kepolisian. Kegiatan ceramah dan pembinaan diharapkan dapat memberikan pencerahan serta menjadi bekal bagi mereka sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Berdasarkan laporan panitia, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 295 undangan. Jajaran Polda Jatim memiliki 120 personel Dai Polri dan 25.485 Dai Kamtibmas yang tersebar di wilayah Jawa Timur, dengan target penguatan kemitraan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Bagi Polres Situbondo, pengukuhan ini menjadi bagian dari penguatan kemitraan dengan tokoh agama dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Peran Dai Polri dan Dai Kamtibmas diharapkan dapat membantu menyampaikan imbauan, memberikan edukasi, serta mendorong masyarakat menyelesaikan persoalan sosial melalui komunikasi dan pendekatan yang menyejukkan.
Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Jogo Omah, Polres Situbondo mengajak seluruh tokoh agama, dai, dan masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan tersebut, pencegahan gangguan kamtibmas dapat dilakukan sejak dini dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Info Humas Polres Situbondo












