SERANG, BANTEN (SBINews.id) – Di tengah keriuhan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2), nama Kabupaten Situbondo bergema di panggung nasional. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, hadir tidak hanya untuk merayakan hari bagi insan pers, tetapi juga untuk menerima apresiasi atas komitmennya membangun dunia olahraga di daerah.
Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi dianugerahi penghargaan kategori Bupati Peduli Olahraga. Penghargaan ini menjadi bukti konkret atas tangan dingin pria yang akrab disapa Mas Rio tersebut dalam mengorkestrasi kebijakan yang berpihak pada atlet dan infrastruktur olahraga dalam setahun terakhir.
Indikator keberhasilan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Berdasarkan data yang dihimpun, Situbondo mencatatkan lonjakan prestasi yang impresif pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 di Malang Raya. Kontingen Situbondo berhasil memboyong 26 medali (emas, perak, dan perunggu), sebuah lompatan besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengoleksi 10 medali.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Situbondo telah menggelontorkan bonus sebesar Rp600 juta kepada 47 atlet berprestasi pada peringatan Hari Sumpah Pemuda lalu. Kebijakan ini dinilai menjadi stimulan utama bagi kebangkitan gairah olahraga di Bumi Sholawat Nariyah.
Usai menerima penghargaan, Mas Rio beralih fokus pada esensi kehadiran pers dalam pembangunan daerah. Di hadapan para pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga, ia menegaskan bahwa kemajuan Situbondo tidak lepas dari peran kritis dan konstruktif para jurnalis.
“Pers adalah salah satu pilar utama demokrasi. Saya mengucapkan terima kasih kepada jurnalis Situbondo yang selama ini berperan aktif mencerdaskan masyarakat, mengawal kebijakan publik, dan ikut membangun bangsa,” ujar Mas Rio.
Bupati muda ini juga memberikan catatan penting mengenai tantangan disrupsi informasi di era digital. Menurutnya, kepercayaan publik adalah komoditas mahal yang hanya bisa dijaga melalui akurasi dan integritas jurnalistik.
“Di tengah derasnya arus informasi digital, pers perlu menjadi penjernih informasi. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar mengejar sensasi,” tegasnya.
Peringatan HPN 2026 di Banten ini menjadi momentum ganda bagi Kabupaten Situbondo. Selain memperkuat sinergi dengan media massa untuk transparansi kebijakan, penghargaan yang diraih menjadi suntikan semangat bagi jajaran pemerintah daerah untuk terus memprioritaskan peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga dan pendidikan.
Dengan diterimanya penghargaan ‘Bupati Peduli Olahraga‘, Pemkab Situbondo di bawah kepemimpinan Mas Rio semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang kompetitif dan memiliki visi pembangunan yang inklusif di level nasional.












