Berita  

Sabet Juara I Laporan Program Menteri, Rutan Situbondo Buktikan Kinerja Unggul

SITUBONDO (SBINews.id) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo kembali mempertegas posisinya sebagai instansi berprestasi di jajaran Kanwil Kemenkumham Jawa Timur. Kali ini, Rutan Situbondo sukses menyabet penghargaan sebagai Juara I untuk kategori laporan terbanyak pelaksanaan 13 Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) tingkat Jawa Timur, Selasa (3/2).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Rutan Situbondo dalam menjaga ritme kerja yang sistematis. Bukan sekadar soal kuantitas, penilaian ini menitikberatkan pada komitmen, ketepatan waktu, hingga kualitas pelaporan yang dinilai akurat dan selaras dengan pedoman strategis Kementerian Imipas.

Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari sinergi kolektif seluruh jajaran pegawainya. Baginya, pelaporan yang solid adalah cerminan dari eksekusi lapangan yang juga berjalan dengan baik.

“Prestasi ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. Ini adalah cerminan dari implementasi nyata program-program Menteri Imipas di lapangan untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan,” ujar Suwono.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini diharapkan menjadi “bahan bakar” bagi seluruh personel Rutan Situbondo untuk terus menjaga integritas dan memberikan dampak positif yang nyata bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Dengan diraihnya predikat Juara I ini, Rutan Situbondo kian mengukuhkan posisinya sebagai unit pelaksana teknis yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik prima. Ke depan, inovasi dalam mendukung program strategis Kementerian tetap menjadi prioritas utama.

Keberhasilan ini menjadi pesan kuat bahwa melalui kolaborasi yang apik, tata kelola pemasyarakatan yang profesional bukan lagi sekadar target, melainkan standar kerja yang terus dipertahankan oleh Rutan Situbondo.

Baca Juga:
Bupati Situbondo Terpilih Hadiri Rapat Koordinasi Pelantikan
Penulis: Info Rutan SitubondoEditor: Hamzah
error: