SITUBONDO (SBINews.id) – Gelombang kepedulian sosial terus mengalir di Kabupaten Situbondo. Terinspirasi oleh budaya “Peduli Sesama” yang gencar digaungkan oleh Bupati Situbondo, Mas Rio, seorang dermawan lokal tergerak untuk menyisihkan sebagian hartanya demi meringankan beban masyarakat dhuafa.
Aksi filantropi ini diwujudkan melalui pembagian ratusan paket sembako yang menyasar kelompok masyarakat paling terdampak secara ekonomi, yakni para buruh tani dan warga yang tinggal di kawasan pesisir.
Menyisir Pesisir Dan Persawahan
Pendistribusian bantuan terpantau merata mulai dari pesisir Klatakan hingga merambah ke wilayah pesisir Panarukan. Raut bahagia tidak dapat disembunyikan dari wajah para penerima manfaat. Selain warga pesisir, para buruh tani yang tengah beraktivitas di sawah juga tak luput dari sasaran aksi sosial ini.
Menariknya, sang dermawan memilih untuk tetap berada di balik layar. Ia menjaga kerahasiaan identitasnya (anonim) dan mempercayakan mandat kemanusiaan ini kepada Tekos Sosial, seorang aktivis yang dikenal vokal dan tegas dalam mengawal isu-isu sosial di Situbondo.
Mengemban Amanah dengan Pick-Up
Pemuda yang akrab disapa Pepenk tersebut turun langsung ke lapangan. Dengan mengendarai mobil pick-up yang sarat muatan paket sembako, ia menyusuri jalanan desa demi memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
“Saya hanya mengemban amanah dari beliau. Sang dermawan berpesan agar namanya tidak dipublikasikan. Beliau menegaskan bahwa langkah ini murni dilakukan karena terinspirasi oleh sikap kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh Bupati Mas Rio selama ini,” ungkap Pepenk di sela-sela kegiatannya.
Harapan untuk Gerakan Massal
Pepenk berharap aksi ini menjadi pemantik bagi para pemilik modal lainnya di Situbondo untuk melakukan hal serupa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan sektor swasta atau individu sangat dibutuhkan untuk mengentaskan kemiskinan.
“Saya yakin masih banyak orang baik di luar sana yang memiliki keinginan serupa. Harapan saya, langkah ini bisa ditiru oleh para dermawan lain, baik dari kalangan pengusaha, kontraktor, maupun pejabat, agar beban saudara-saudara kita bisa semakin ringan,” pungkasnya.
Penulis: Hamzah – Editor: Redaksi












