Berita  

Pelabuhan Somor Tasek Rusak Parah, Warga Harap Perhatian Pemkab Sumenep

SUMENEP (SBINews.id) — Kondisi Pelabuhan Somor Tasek, yang menjadi salah satu akses vital transportasi laut masyarakat Pulau Sapudi dan Raas, kian memprihatinkan. Fasilitas pelabuhan yang disebut sudah rusak dan tidak layak digunakan itu tetap ramai dilalui warga karena menjadi satu-satunya akses penyeberangan laut yang menghubungkan kedua pulau tersebut.

Kerusakan pelabuhan dinilai membahayakan aktivitas masyarakat, terutama saat warga harus menaikkan dan menurunkan barang dari perahu. Meski demikian, pelabuhan tersebut masih menjadi jalur alternatif menuju daratan Kabupaten Sumenep ketika tidak ada jadwal kapal feri.

Kondisi ini mendapat sorotan dari Asmuni, warga yang sehari-hari beraktivitas dan berlalu-lalang di Pelabuhan Somor Tasek. Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas tersebut sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.

“Sering kali masyarakat yang lewat di batuan itu jatuh tergelincir karena batunya licin dan berlumut. Lagi pula sangat susah sekali menaikkan barang ke perahu, apalagi kalau ombaknya agak besar,” ungkap Asmuni, Minggu (6/9/2026).

Menurutnya, Pelabuhan Somor Tasek merupakan akses penting bagi masyarakat Pulau Raas dan Sapudi. Karena itu, perbaikan dinilai mendesak agar aktivitas transportasi laut dan perekonomian warga tidak terganggu.

“Kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah, karena ini akses penting dan satu-satunya yang dilalui untuk transportasi laut menuju Pulau Raas. Masyarakat Raas ramai berlalu-lalang menggunakan Pelabuhan Somor Tasek ini,” ujarnya.

Asmuni juga mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap kondisi pelabuhan tersebut. Ia menyebut, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari daerah pemilihan (Dapil) 7, khususnya yang berasal dari Raas dan Sapudi, kerap melintasi jalur tersebut.

“Bahkan beberapa minggu kemarin ada anggota DPRD Kabupaten Sumenep asal Pulau Raas, kalau tidak salah dari PKB, melewati pelabuhan ini. Jadi kondisi pelabuhan ini seolah terlupakan, bahkan mungkin dianggap tidak penting, makanya tidak ada perhatian sama sekali,” paparnya.

Baca Juga:
Resmi Pimpin PMI Situbondo, Mbak Una Usung Kolaborasi Pentahelix dan Penguatan Layanan Kemanusiaan

Ia berharap pemerintah tidak menunggu sampai terjadi korban jiwa untuk melakukan perbaikan. Asmuni juga meminta agar kondisi Pelabuhan Somor Tasek menjadi perhatian Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

“Jangan tunggu ada korban jatuh meninggal baru diperbaiki. Semoga dengan tereksposnya pelabuhan ini di media, ada niat dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam hal ini Bapak Bupati Achmad Fauzi,” pungkasnya.

Penulis: AkmadiEditor: Redaksi
error: