Polri  

Kapolres Situbondo dan Kiai Azaim Ajak Alumni Santri Jaga Kondusivitas Ramadan: Denda Balap Liar Mending Buat Beli Baju Lebaran

SITUBONDO (SBINews.id) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darussalam, Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan, pada Senin sore (2/3/26). Di hadapan sekitar 300 anggota Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS), Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Siddiqi, S.H., S.I.K., M.Sc., menyampaikan pesan persuasif namun tegas terkait keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang juga dihadiri Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy S.Sy, Kapolres menyoroti fenomena balap liar yang kerap menjamur di kalangan pemuda saat Ramadan. Beliau mengingatkan bahwa konsekuensi hukum yang menanti tidaklah ringan.

“Motor yang terjaring balap liar akan kami kandangkan selama tiga bulan. Pihak pengadilan pun insyaallah memberikan denda maksimal Rp3 juta. Uang sebanyak itu mending dipakai beli baju baru atau kebutuhan lebaran di rumah, daripada masuk kas negara karena denda,” tegas AKBP Bayu di hadapan ratusan alumni santri.

Selain balap liar, Kapolres juga memberikan perhatian khusus pada pergeseran budaya ronda sahur. Penggunaan sound system berkekuatan besar atau “sound horeg” dinilai telah melenceng dari esensinya dan justru mengganggu kekhusyukan ibadah warga. Larangan keras juga diberlakukan untuk aksi perang sarung dan penggunaan petasan.

AKBP Bayu mengingatkan kembali tragedi di Mimbo yang merenggut dua nyawa sebagai bukti nyata bahaya bahan peledak. “Petasan itu kekuatannya setara bom. Kami sudah menyita 5,1 kg bahan peledak, dan pemusnahannya saja harus dilakukan dalam tiga tahap karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Senada dengan pihak kepolisian, KHR Achmad Azaim Ibrahimy dalam tausiyah singkatnya menekankan bahwa esensi Ramadan adalah pengendalian diri. Beliau mengajak para alumni santri untuk menjadi teladan dalam menahan hawa nafsu guna menghindari tragedi kemanusiaan.

Baca Juga:
Libur Lebaran 2026: Pasir Putih Situbondo Dijaga Ketat Personel Gabungan

“Jika setiap orang mampu menahan hawa nafsu, maka tragedi akibat petasan maupun korban jiwa di jalan raya akibat balap liar tidak akan terjadi,” tutur Kiai Azaim. Beliau mendoakan agar Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga Situbondo.

Acara yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, S.Pd.I., beserta jajaran pejabat utama Polres Situbondo. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pembacaan doa bersama yang dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara umara (pemerintah/kepolisian) dan ulama dalam menjaga ketertiban serta menebar kemanfaatan sosial di bulan yang penuh berkah.

Penulis: Info Humas Polres SitubondoEditor: Hamzah
error: