Berita  

Pesan Langit Lora Ma’i untuk Pemimpin Baru Situbondo: Maharnya adalah Sholawat Nariyah

SITUBONDO (SBINews.id) – Di bawah langit Alun-Alun Situbondo yang sakral, sebuah pesan mendalam bergema bagi nakhoda baru Kabupaten Situbondo. KH. Mohammad Al Ma’i Sufyan Miftahul Arifin, atau yang akrab disapa Lora Ma’i, memberikan wejangan spiritual kepada Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Wakil Bupati Ulfiyah (Mbak Ulfi).

Dalam narasinya, Lora Ma’i membawa kembali ingatan kolektif masyarakat akan ajaran tokoh kharismatik, Kiai As’ad. Beliau menegaskan bahwa kekuatan sejati seorang pemimpin tidak terletak pada kedigdayaan fisik, melainkan pada penyerahan diri yang total.

“Dawuh Kiai As’ad menerangkan, kalau mau minta sakti, harus terus menghambakan diri kepada Allah SWT,” ujar Lora Ma’i di hadapan massa yang khidmat.

Ada satu hal unik yang diungkapkan Lora Ma’i mengenai perjalanan politik pasangan ini. Beliau menyebut bahwa “mahar” yang mengiringi pencalonan Mas Rio dan Mbak Ulfi bukanlah materi, melainkan Sholawat Nariyah.

Beliau meyakini bahwa spiritualitas birokrasi akan berdampak langsung pada kesejahteraan batin masyarakat. “Saya yakin, apabila Bupati, Wakil Bupati, serta para pejabat gemar mengumandangkan Sholawat Nabi dan mencintai Nabi Muhammad SAW, pasti cahaya cinta tersebut akan mengalir kepada rakyatnya,” tuturnya dengan nada optimis.

Lebih lanjut, Lora Ma’i menekankan pentingnya mengikuti sunnah Rasulullah SAW sebagai tameng dari berbagai cobaan hidup. Baginya, kepemimpinan yang sukses adalah kepemimpinan yang berakhir dengan baik atau husnul khotimah. Kuncinya hanya satu: permohonan yang kontinyu kepada Sang Pencipta.

“Mari kita doakan bersama agar kepemimpinan Mas Rio dan Mbak Ulfi ini ‘Naik Kelas‘,” ajak Lora Ma’i yang diamini oleh para hadirin.

Menutup wejangannya, Lora Ma’i mengingatkan realitas posisi Mas Rio dan Mbak Ulfi di tatanan sosial. Meskipun para masyayikh dan kiai berperan mengantarkan mereka hingga ke kursi kepemimpinan, pada hakikatnya mereka adalah milik seluruh masyarakat Situbondo.

Baca Juga:
Perkuat Literasi Keuangan Digital, Nasim Khan Gandeng Bank Mandiri Edukasi Ratusan Konstituen di Situbondo

“Kiai hanya mengantarkan, pada hakikatnya mereka berdua adalah pelayan masyarakat. Semoga keduanya bisa mengejawantahkan cita-cita para waliyullah terhadap ajaran Rasulullah SAW. Untuk itu, mari kita bersama-sama mengamalkan Salawat Nariyah,” pungkasnya.

Penulis: Hamzah - TimEditor: Hamzah
error: