SITUBONDO (SBINews.id) – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi meningkatkan kesejahteraan para pendidik non formal di wilayahnya. Pada tahun anggaran 2026, insentif bagi guru ngaji dan guru sekolah minggu dipastikan naik signifikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga moral generasi muda.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio), mengumumkan langsung kenaikan tersebut saat menghadiri acara penyerahan insentif di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Kecamatan Panji, Selasa (17/3/26). Pria yang akrab disapa Mas Rio ini menyatakan bahwa insentif yang semula Rp.2 juta kini naik menjadi Rp.3 juta per orang.
“Tahun ini insentif guru ngaji dan guru minggu sudah naik. Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap peran mereka yang luar biasa dalam membentuk akhlak anak-anak kita,” ujar Mas Rio.

Bagi Mas Rio, peran guru ngaji dan guru sekolah minggu bukan sekadar mengajarkan baca tulis kitab suci. Lebih dari itu, mereka adalah garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan karakter di lingkungan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menitipkan pesan mendalam kepada para penerima agar terus mengawal tumbuh kembang mental generasi penerus. “Titip, jaga anak-anak kita. Ajari mereka tentang keikhlasan, ketawaduan, dan nilai-nilai kebaikan lainnya,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Situbondo mengalokasikan anggaran total hampir Rp14 miliar untuk mendukung program ini. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat ribuan tenaga pendidik yang tersentuh manfaat kebijakan ini.
Rincian Penerima Insentif 2026:
- Guru Ngaji : 4.427 orang
- Guru Sekolah Minggu: 111 orang
-
-
- Total: 4.538 orang
-
-
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, Sopan Efendi, menjelaskan bahwa besaran Rp.3 juta tersebut juga mencakup perlindungan jaminan sosial. Sekitar Rp.69.600 dari total insentif dialokasikan untuk kepesertaan BPJS guna memberikan rasa aman bagi para guru saat bertugas.
“Kenaikan ini telah kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Kami pastikan penyaluran dilakukan secara tepat sasaran melalui mekanisme yang transparan,” tegas Sopan.

Dengan adanya tambahan dukungan finansial ini, Pemkab Situbondo berharap semangat para guru dalam menjalankan misi sosial dan keagamaan semakin meningkat, demi mewujudkan masyarakat Situbondo yang berakhlak mulia.












