Berita  

Sentuhan Hangat di Pendopo: Mas Rio Rangkul Ojol, Penarik Becak, dan Seniman Jelang Lebaran

SITUBONDO (SBINews.id) – Suasana hangat menyelimuti Pendopo Rakyat Situbondo pada Kamis siang (19/3/26). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga (akrab disapa Mas Rio) menggelar silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan sembako bagi ratusan warga yang selama ini menjadi penggerak roda ekonomi dan budaya di Situbondo.

Setidaknya, 300 paket sembako disalurkan kepada tiga kelompok utama: para pengemudi ojek online (ojol), abang becak, dan para pekerja seni. Masing-masing kelompok diwakili oleh sekitar 100 orang yang hadir memenuhi area pendopo.

Bukan sekadar seremonial bagi-bagi bantuan, acara ini dikemas secara interaktif. Mas Rio membuka ruang dialog seluas-luasnya, mendengarkan langsung pertanyaan, usulan, hingga aspirasi yang selama ini tersimpan di benak para pekerja lapangan.

Salah satu momen menyentuh datang dari Evi, seorang pengemudi ojol wanita. Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah.

“Baru kali ini profesi kami sebagai ojol benar-benar dirangkul dan dihargai secara formal seperti ini. Harapan saya, ke depan Situbondo bisa semakin makmur di bawah kepemimpinan Mas Rio,” ujarnya.

Ditemui usai acara, Mas Rio menjelaskan bahwa pemberian sembako ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang secara ekonomi masih berada di posisi marginal. Meski anggaran daerah mengalami tantangan berat dengan adanya pemangkasan hampir Rp 200 miliar, Mas Rio menegaskan bahwa pembangunan dan bantuan sosial tetap menjadi prioritas melalui strategi penghematan yang ketat.

“Bayangkan, dengan anggaran yang terpotong 200 miliar saja kita masih bisa melakukan banyak pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya lewat penghematan. Apalagi untuk urusan bantuan sosial, itu sangat mungkin kita lakukan. Kita ingin semua merasakan kehadiran pemerintah,” tegas Bupati muda tersebut.

Baca Juga:
Transisi KUHP dan KUHAP Baru, Polres Situbondo Gelar Coffee Morning Lintas Aparat Penegak Hukum

Lebih jauh, Mas Rio menyoroti peran strategis ojol dan penarik becak sebagai “instrumen tengah” dalam struktur ekonomi daerah. Baginya, mereka adalah penyambung antara hulu dan hilir ekonomi yang mobilitasnya sangat tinggi.

“Saya ingin masuk ke isu perlindungan mereka, terutama soal BPJS Ketenagakerjaan. Kerja di jalan itu berisiko tinggi. Kita harus duduk bersama para pengusaha penyedia aplikasi agar mereka tidak berpangku tangan terhadap keselamatan mitranya,” kata Mas Rio.

Selain masalah jaminan sosial, Bupati Situbondo ini juga menjanjikan kemudahan dalam pengurusan perizinan bagi para pekerja transportasi yang administratifnya masih belum lengkap. Langkah ini diambil agar para pekerja jalanan memiliki legalitas dan perlindungan hukum yang jelas dalam mencari nafkah.

Penulis: Hamzah Editor: Redaksi
error: