Berita  

Khitanan Massal Gratis Dinkes Situbondo Targetkan 1.000 Anak, Digelar Serentak di Tiga Wilayah

Dok.Foto: Kepala Dinas Kesehatan Situbondo Dwi Herman Susilo, S.KM, M.Kes., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Situbondo Husna Laili, S.E., C.F.P., menyerahkan bingkisan kepada bocah yang akan dikhitan

SITUBONDO (SBINews.id) | Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo menggelar kegiatan khitanan massal gratis secara bertahap selama sepekan di tiga wilayah, yakni kawasan barat, tengah, dan timur Kabupaten Situbondo. Program sosial tersebut berlangsung mulai 6 hingga 12 Juli 2026 dengan memanfaatkan momentum libur sekolah agar proses pemulihan anak dapat berjalan lebih optimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo, S.KM, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, sekaligus memberikan layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh seluruh warga.

Menurutnya, pelaksanaan khitanan massal gratis menargetkan sekitar 1.000 peserta dari seluruh wilayah Kabupaten Situbondo yang akan dilayani oleh sekitar 30 tim medis gabungan dari RSAR, RS Elizabeth, RS Mitra Sehat, serta sejumlah puskesmas di Situbondo.

“Pelaksanaan dibagi di tiga titik, yakni wilayah barat di Pendopo Pate Alos Besuki dan Balai Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, serta wilayah tengah di Pendopo Rakyat Situbondo, Kecamatan Situbondo,” ujar Dwi, Senin (6/7/26).

Ia menjelaskan, untuk pelaksanaan pada hari pertama yang dipusatkan di Pendopo Rakyat Situbondo, sebanyak 300 anak mengikuti khitanan massal gratis tersebut.

Selain mendapatkan layanan khitan secara cuma-cuma, para peserta juga menerima bantuan berupa sarung dan uang transport sebagai bentuk dukungan kepada keluarga peserta.

“Target khitanan massal gratis ini sebanyak 1.000 anak se-Kabupaten Situbondo. Untuk kegiatan yang berlangsung hari ini di Pendopo Rakyat Situbondo diikuti sebanyak 300 anak. Anak-anak yang dikhitan juga mendapatkan sarung dan uang transport,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo, Husna Laili, S.E., C.F.P., menyampaikan bahwa program khitanan massal merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan sosial keagamaan.

Baca Juga:
Akhir Drama Burung Cendet: Kakek Masir Hirup Udara Bebas

Menurut wanita yang akrab disapa Mbak Una tersebut, khitanan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga merupakan anjuran dalam ajaran agama yang memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang anak.

“Kegiatan khitanan massal ini bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi dari sisi agama juga memang dianjurkan. Saya yakin anak-anak Situbondo semuanya adalah anak-anak yang sehat, cerdas, dan berani,” kata Mbak Una.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada para orang tua agar terus memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pembangunan karakter anak sejak usia dini, karena lingkungan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kepribadian anak.

Ia menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendampingi serta mengarahkan putra-putrinya kepada kegiatan yang positif dan bermanfaat, terutama di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin masif.

“Di era gadget seperti sekarang, anak-anak harus terus kita awasi. Jika tidak diawasi, mereka akan cenderung terus-menerus bermain gadget. Di sinilah peran orang tua sangat penting untuk mengarahkan anak-anak kepada hal-hal yang lebih positif dan produktif,” jelasnya.

Mbak Una juga mengajak para orang tua untuk mendorong anak-anak lebih banyak melakukan aktivitas sosial dan permainan tradisional bersama teman-teman sebayanya guna membangun kemampuan berinteraksi, kemandirian, serta rasa percaya diri.

Menurutnya, interaksi sosial secara langsung memiliki peran besar dalam membentuk kecerdasan emosional dan karakter anak yang kuat di masa depan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Dinas Kesehatan, seluruh puskesmas, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan khitanan massal gratis ini membawa manfaat bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo maupun masyarakat Situbondo secara luas,” pungkas pendamping hidup Bupati Situbondo tersebut.

Baca Juga:
Menanti Nyali KPK: Menelusuri Jejak ADA SITAJI dalam Sengkarut Kuota Haji
Penulis: Hamzah - TimEditor: Redaksi
error: