Polri  

Hangat di Balik Jeruji: Kala Kapolres Situbondo Merangkul Nurani Para Tahanan

SITUBONDO (SBINews.id) – Dinginnya jeruji besi di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Situbondo mendadak luluh oleh suasana hangat nan religius pada Jumat (13/3/26) sore. Tidak ada sekat formalitas yang kaku saat Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., duduk bersila bersama para penghuni sel.

Sore itu, sang Kapolres tidak datang untuk sekadar meninjau fasilitas, melainkan membawa misi kemanusiaan: berbuka puasa bersama.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS, Kapolres menyampaikan sebuah pesan filosofis yang menyentuh sanubari para tahanan. Ia menegaskan bahwa institusi kepolisian bertugas menindak pelanggaran hukum, namun tetap menghargai harkat manusia di baliknya.

“Jangan pernah membenci orangnya, cukup benci perilakunya,” tegas AKBP Bayu di hadapan para warga binaan yang menyimak dengan takzim.

Baginya, setiap manusia memiliki ruang untuk khilaf, namun Ramadan adalah “momentum emas” untuk membersihkan noda masa lalu. Ia mengajak para tahanan menjadikan masa kurungan bukan sebagai akhir dari segalanya, melainkan sebagai titik balik (turning point) untuk menata kembali akhlak dan kehidupan.

Dalam bimbingan rohaninya, perwira menengah dengan dua melati di pundak ini mengingatkan bahwa pintu tobat selalu terbuka lebar. Ia meminta para tahanan untuk bersikap kooperatif selama menjalani proses hukum dan memanfaatkan waktu luang untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

  • Introspeksi Diri: Menjadikan masa penahanan sebagai sekolah kehidupan.
  • Penguatan Iman: Fokus pada perbaikan akhlak selama bulan suci.
  • Harapan Baru: Menyiapkan diri agar nantinya bisa diterima kembali oleh masyarakat sebagai pribadi yang bermanfaat.

“Setiap fase kehidupan, termasuk saat harus mempertanggungjawabkan perbuatan di sini, bisa menjadi pelebur dosa jika dijalani dengan sabar dan ikhlas,” tambahnya.

Suasana khidmat memuncak saat lantunan doa bergema di lorong-lorong rutan. Ketika azan Magrib berkumandang, sekat antara petugas dan tahanan seolah lebur. Mereka membaur, bersama-sama membatalkan puasa dengan takjil sederhana yang telah disiapkan.

Baca Juga:
Sentuhan Kasih di Gang Sempit: Sat Samapta Polres Situbondo Ketuk Pintu Hati Warga Situbondo

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ini adalah bagian dari program pembinaan rohani Polres Situbondo yang mengedepankan sentuhan humanis. Tujuannya jelas: agar mereka yang berada di balik jeruji tidak merasa dikucilkan dan tetap memiliki harapan untuk kembali ke jalan yang benar.

Melalui kebersamaan di atas meja panjang yang sederhana itu, Polres Situbondo mengirimkan pesan kuat bahwa di balik setiap kesalahan, selalu ada peluang untuk menjadi jiwa yang baru.

Penulis: Info Humas Polres SitubondoEditor: Hamzah
error: