Berita  

Sinergi Membangun Desa, Bupati Situbondo Tekankan Kesamaan Mindset dalam Rakor APBDes 2026

SITUBONDO (SBINews.id) – Suasana hangat menyelimuti Pendopo Rakyat Situbondo pada Kamis (26/3/26). Di tengah agenda formal Rapat Koordinasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, terselip momen emosional saat jajaran Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar halal bihalal bersama para kepala desa.

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini dihadiri langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio), bersama Wakil Bupati Ulfiah. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Akhmad Yulianto, M.Si., Kepala DPMD Drs. H. Muhammad Imam Darmaji, M.Si., Kepala BKAD Drs. Haryadi Tejo Laksono, M.Si., serta sekitar 90 Kepala Desa se-Kabupaten Situbondo.

Satu Kesatuan dalam Dinamika Politik

Dalam arahannya, Mas Rio menekankan pentingnya menyamakan kerangka berpikir (mindset) antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa. Ia menyadari bahwa sebagai sesama “manusia politik” yang dipilih langsung oleh rakyat, perbedaan pandangan antara Bupati dan Kepala Desa adalah hal yang wajar.

“Mari kita mulai berpikir dengan kacamata yang sama, bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Perbedaan cara pandang itu sunatullah, apalagi kita berangkat dari latar belakang politik yang beragam,” ujar Mas Rio di hadapan para Kades.

Ia menggarisbawahi bahwa dinamika di tingkat desa sering kali dipicu oleh tuntutan masyarakat yang tinggi. Namun, Mas Rio mengingatkan bahwa semakin tinggi jenjang koordinasi, maka skala prioritas harus semakin dipertajam karena keterbatasan anggaran daerah.

Memperkuat Peran Camat dan Visi ‘Situbondo Naik Kelas’

Salah satu poin krusial yang disampaikan Bupati adalah penguatan peran Camat sebagai jembatan komunikasi. Mas Rio meminta agar setiap persoalan di desa dikoordinasikan terlebih dahulu melalui Camat sebelum sampai ke meja Bupati.

Baca Juga:
Dari Kotakan ke Bandar Seri Begawan: Hangatnya Sambutan Siswa SDN 2 Kotakan untuk Delegasi Brudifa

“Saya minta Camat mengawal penyusunan APBDes agar selaras dengan visi ‘Situbondo Naik Kelas‘. Jika ada desa yang tidak mau berkoordinasi, mereka akan tertinggal dengan sendirinya,” tegasnya.

Bupati juga memerintahkan para Camat untuk memiliki data akurat mengenai peta jalan rusak di wilayah masing-masing guna menentukan prioritas pembangunan yang tepat sasaran.

Fokus pada Solusi di Tengah Keterbatasan

Mengingat kondisi anggaran yang cukup terbatas, terutama pasca penanganan bencana banjir dan tantangan ekonomi global, Mas Rio mengajak seluruh elemen untuk tidak mengeluh. Berdasarkan temuan lapangan, ia memetakan tiga kebutuhan utama masyarakat saat ini: perbaikan jalan, penerangan, dan layanan kesehatan.

“Kita harus menjemput bola, turun ke lapangan untuk mendengar langsung persoalan warga. Jangan hanya menunggu laporan di balik meja,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak para Kepala Desa untuk membangkitkan kembali semangat gotong royong dan kerja bakti di desa. Ia berharap kolaborasi yang solid antara Bupati, Camat, dan Kades dapat menjaga kondusivitas wilayah, termasuk dalam menghadapi kontestasi pemilihan kepala desa mendatang.

“Saya mewakili seluruh jajaran OPD menyampaikan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekurangan selama kita berinteraksi. Mari kita fokus pada solusi dan kolaborasi demi Situbondo yang lebih baik,” pungkasnya.

Penulis: HamzahEditor: Redaksi
error: