Berita  

Bupati Situbondo Lepas 140 PNS Purna Tugas dan Kukuhkan Anggota PWRI

SITUBONDO (SBINews.id) – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar acara Pelepasan Purna Tugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus Pengukuhan Anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Situbondo, di Pendopo Rakyat Situbondo, Selasa (23/12/25).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah. Turut hadir Kepala BKPSDM Kabupaten Situbondo Samsuri, Pimpinan Taspen, Pimpinan Bank Jatim, sejumlah pimpinan dan perangkat daerah, para ASN yang memasuki masa purna tugas, serta tamu undangan lainnya.

Acara ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Situbondo Nomor 800.1.6.6/2818/431.404/2025 tanggal 19 Desember 2025 tentang Pelepasan Purna Tugas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Selain itu, pengukuhan anggota PWRI mengacu pada Keputusan Pengurus PWRI Kabupaten Situbondo Nomor 36/K/PWRI/XII/2025 tentang Pengesahan Anggota PWRI Kabupaten Situbondo.

Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa setiap pensiunan PNS atau ASN, baik pusat maupun daerah, termasuk pensiunan BUMN, BUMD, pejabat negara, mantan kepala desa dan perangkat desa, secara otomatis menjadi anggota PWRI melalui mekanisme stelsel pasif. Ketentuan serupa juga berlaku bagi janda atau duda dari PNS dan ASN yang meninggal dunia, baik saat masih bertugas maupun setelah memasuki masa pensiun.

Samsuri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi tertinggi dari negara kepada para PNS yang telah menuntaskan pengabdiannya.

“Penyerahan SK pensiun dan kenaikan pangkat pengabdian ini merupakan wujud penghormatan atas dedikasi panjang para ASN sebagai abdi negara,” ujar Samsuri.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut berlandaskan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat PNS. Total ASN yang menerima SK purna tugas berjumlah 140 orang, dengan rincian purna tugas dari periode Juli hingga Desember 2025.

Baca Juga:
Opsi-opsi Aksi Berbudi Daya Udang Barong Dari Sudut Pandang Ji Lilur

Rinciannya, pada Juli sebanyak 29 orang, Agustus 22 orang, September 30 orang, Oktober 22 orang, November 20 orang, dan Desember 17 orang.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam sambutannya mengaku merasa bahagia dan terharu dapat bertemu langsung dengan para PNS purna tugas. Ia bahkan mengenang masa kecilnya sekitar 30 tahun lalu saat sering diajak sang nenek menghadiri kegiatan PWRI.

“Saya masih ingat betul atribut PWRI, termasuk kalendernya yang selalu ada di rumah. Bertemu panjenengan semua hari ini membangkitkan kenangan itu,” ujar Mas Rio dengan wajah sumringah.

Menurutnya, meskipun telah memasuki masa purna tugas, para pensiunan tetap memancarkan semangat dan aura positif. Hal tersebut, kata Mas Rio, menjadi teladan dan energi tersendiri bagi generasi yang lebih muda, termasuk dirinya dan Wakil Bupati.

Mas Rio menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas pengabdian panjang para PNS sebagai pamong dan pelayan masyarakat. Ia menegaskan bahwa menjadi ASN merupakan pilihan mulia untuk mengabdi kepada negara, di tengah banyaknya pilihan profesi lain yang berorientasi pada keuntungan materi.

Sebagai bentuk penghormatan, Mas Rio memastikan bahwa anggaran untuk PWRI akan tetap aman dan tidak dikurangi. Menurutnya, menjaga kesejahteraan dan keberlangsungan organisasi PWRI merupakan bentuk adab dan rasa hormat kepada para senior.

“Saya tidak ingin dianggap su’ul adab kepada para senior. PWRI ini wadah yang sangat penting dan harus terus dijaga,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga menginisiasi pemberian kenang-kenangan berupa figura foto dan kain batik kepada para PNS purna tugas sebagai tanda mata atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas.

Ia menambahkan, setiap tahun rata-rata terdapat sekitar 300 hingga 360 ASN yang memasuki masa pensiun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Namun demikian, pembukaan formasi CPNS baru masih menyesuaikan dengan kondisi jumlah pegawai yang ada, termasuk keberadaan ASN PPPK.

Baca Juga:
Ribuan Warga Kangean Gelar Doa Bersama, Tegaskan Penolakan terhadap Aktivitas Korporasi

Mas Rio juga merefleksikan bahwa suatu saat dirinya pun akan memasuki masa purna tugas sebagai kepala daerah dan kembali menjadi masyarakat biasa. Ia menilai PWRI menjadi wadah persatuan yang sangat berarti bagi para pensiunan ASN untuk tetap menjaga silaturahmi dan kontribusi sosial.

“Kami ini junior. Sudah sepantasnya kami nguwongke para senior yang telah lebih dulu mengabdi,” ungkapnya.

Acara berikutnya penyerahan Surat Keputusan Purna Tugas serta pemberian tanda mata kepada ASN dan PNS Purna Tugas secara simbolis oleh Mas Rio, yang kemudian dilanjutkan satu-persatu bergiliran oleh Mbak Ulfi. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian para PNS sekaligus awal babak baru dalam kebersamaan di bawah naungan PWRI Kabupaten Situbondo.

Penulis: HamzahEditor: Hamzah
error: