SITUBONDO (SBINews.id) – Gelombang solidaritas menyapu wilayah barat Kabupaten Situbondo pasca musibah banjir yang melanda lima kecamatan. Di tengah upaya pemulihan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garda Sakera hadir menunjukkan tajinya. Bukan sekadar melontarkan kritik, organisasi ini turun langsung ke lapangan dengan membawa bantuan logistik dalam jumlah besar bagi masyarakat terdampak.
Langkah konkret ini memicu apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau yang akrab disapa Mas Rio, menyebut aksi ini sebagai preseden positif bagi pergerakan organisasi masyarakat di wilayahnya.
“Ini adalah contoh LSM yang ‘naik kelas’. Mereka mampu mengakomodir kepentingan masyarakat dan bersinergi harmonis dengan pemerintah dalam situasi darurat seperti ini,” ujar Mas Rio saat meninjau penyaluran bantuan.

Pembina LSM Garda Sakera, Syaiful Bahri—atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bang Ipoel—menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolektif dari berbagai pihak yang menaruh kepercayaan pada organisasinya.
Logistik yang disalurkan terbilang masif untuk ukuran organisasi swadaya, meliputi:
- 1 Ton Beras
- 75 Bal Mie Keriting
- 1.000 Butir Telur
- 7 Bal Minyak Goreng
- 100 Dus Air Mineral
“Kami ingin meringankan tugas Bupati dan tentunya membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Bantuan ini berasal dari anggota Garda Sakera, perusahaan yang saya pimpin, serta donatur dari kalangan ASN, pengusaha, kepala desa, hingga sahabat saya dari Jombang,” terang Bang Ipoel.
Ketua Umum LSM Garda Sakera, Johantoro (Johan Vero), yang juga dikenal sebagai seniman pencipta lagu populer di Situbondo, menambahkan bahwa kepedulian lingkungan harus menjadi karakter warga Situbondo. Ia bersyukur pihaknya dapat menjadi jembatan bagi para dermawan untuk membantu sesama.

Gayung bersambut, Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Situbondo, Abdul Kadir, S.H., menyatakan bahwa bantuan logistik tersebut sangat krusial untuk mendukung operasional dapur umum.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Garda Sakera di bawah komando Bang Ipoel. Bantuan ini segera dialokasikan untuk kebutuhan dapur umum di wilayah Kecamatan Besuki dan Banyu Glugur, guna melayani warga terdampak di lima kecamatan wilayah barat,” jelas Abdul Kadir.
Aksi ini membuktikan bahwa ketika elemen masyarakat dan pemerintah duduk bersama, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan. Garda Sakera telah memberikan contoh bahwa fungsi kontrol sosial tetap bisa berjalan beriringan dengan aksi kemanusiaan yang nyata.












