Berita  

Perkuat Sinergi, Pemkab Situbondo Gandeng 88 Perusahaan dalam Forum CSR Situbondo Naik Kelas

SITUBONDO (SBINews.id) – Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda) resmi menggelar talkshow bertajuk Forum CSR: Sinergi Membangun Situbondo Naik Kelas. Acara yang berlangsung di Pendopo Rakyat Situbondo pada Selasa (5/5/26) ini menjadi tonggak baru penguatan kolaborasi antara sektor publik dan swasta.

Setidaknya 88 perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Situbondo hadir dalam pertemuan strategis ini. Di antaranya tampak perwakilan dari KDS, Bank BNI, Bank Jatim, PT Fuyuan Biologi Technology, hingga raksasa energi POMI Paiton.

Optimalisasi Tanggung Jawab Sosial

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menegaskan bahwa Forum CSR ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan wadah integrasi agar program tanggung jawab sosial perusahaan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Forum ini adalah sarana koordinasi agar program CSR tidak tumpang tindih, tetapi saling melengkapi dengan kebutuhan prioritas daerah. Kita ingin kontribusi dunia usaha tidak hanya bersifat seremonial, tapi memberikan manfaat berkelanjutan,” ujar Wabup Ulfi di hadapan awak media.

Dalam paparannya, Wabup Ulfi secara terbuka menyampaikan berbagai celah pembangunan yang masih memerlukan dukungan. Ia berharap pihak swasta dapat masuk ke sektor-sektor krusial seperti:

  • Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
  • Pemberdayaan dan peningkatan kelas UMKM.
  • Pembangunan infrastruktur sosial dan pelestarian lingkungan.

Komitmen Pelaku Usaha

Senada dengan pemerintah, Ketua Forum CSR Situbondo, Rohman, menyatakan kesiapannya untuk menyelaraskan langkah dengan visi pemerintah daerah. Ia mencontohkan kontribusi PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) yang selama ini telah aktif di bidang lingkungan persampahan serta bantuan pendidikan bagi korban bencana di Jatibanteng dan Banyuglugur.

“Kami pastikan Forum CSR akan terus bergerak membantu masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga sarana prasarana. Penyaluran CSR ke depan akan diprioritaskan sesuai dengan peta pembangunan Kabupaten Situbondo,” tegas Rohman.

Baca Juga:
Denda Balap Liar Rp 3 Juta Menanti, Puluhan Motor Masih Mangkrak di Mapolres Situbondo

Komunikasi Dinamis dan Demokratis

Terbentuknya forum ini merupakan hasil dari proses komunikasi yang panjang antara stakeholder. Plt Kepala Bapperinda Situbondo, Naning Sugiarti, menjelaskan bahwa forum ini lahir dari semangat demokrasi dan keinginan untuk menciptakan pembangunan yang terintegrasi.

“Tujuan utamanya adalah menciptakan kerja sama yang terarah. Dengan komunikasi yang dinamis, kita ingin menjalin komitmen bersama untuk membawa Situbondo naik kelas melalui program CSR yang berkelanjutan,” tutup Naning.

Melalui langkah ini, Pemkab Situbondo optimis bahwa beban pembangunan tidak lagi hanya dipikul oleh pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: HamzahEditor: Redaksi
error: