Berita  

Jaga Kesehatan Mental WBP, Rutan Situbondo Gelar Psikoedukasi Pengelolaan Emosi

SITUBONDO (SBINews.id) – Kesejahteraan psikologis menjadi fokus utama dalam proses pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo. Menyadari pentingnya kesehatan mental bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rutan Situbondo menggandeng peserta MagangHub Kemnaker RI untuk menggelar kegiatan Psikoedukasi bertajuk “Mengenal, Memahami, dan Mengelola Emosi” pada Selasa (13/01).

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan kecakapan emosional. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis-jenis emosi hingga strategi mengekspresikan perasaan secara sehat. Tak hanya pemaparan materi, suasana semakin cair dengan adanya sesi ice breaking yang memacu antusiasme peserta.

Kepala Rutan (KaRutan) Situbondo, Suwono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta magang yang telah berkontribusi memberikan edukasi bermanfaat tersebut. Menurutnya, kemampuan mengelola emosi adalah kunci keberhasilan masa pembinaan.

“Saya berharap dengan adanya psikoedukasi ini, warga binaan mampu mengelola emosi dengan lebih baik. Hal ini penting untuk meningkatkan ketenangan diri, memperbaiki hubungan sosial antar sesama penghuni, serta mendukung proses pembinaan ke arah yang lebih positif,” ujar Suwono.

Inisiatif ini pun mendapat respons positif dari tingkat wilayah. Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) DitjenPas Jawa Timur, Kadiyono, turut memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan Rutan Situbondo dalam memperhatikan aspek psikologis warga binaan.

“Saya harap Rutan Situbondo terus konsisten melaksanakan kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Tingkatkan terus kualitas pelayanan, baik bagi warga binaan maupun kepada masyarakat luas,” tegas Kadiyono.

Melalui kegiatan ini, Rutan Situbondo berkomitmen bahwa pembinaan tidak hanya soal disiplin fisik dan keterampilan, tetapi juga pemulihan kondisi mental agar para WBP siap kembali ke masyarakat dengan kepribadian yang lebih stabil dan tangguh.

Baca Juga:
Warga Demung Merasa Dipersulit Oleh Oknum Pemdes Ketika Mempertanyakan Status Tanah Waris
Penulis: HamzahEditor: Hamzah
error: